Muhammad Kafrawi, S.S., M.Sn.
Galeri Pimpinan
Dr. Mohd. Fauzi, S.S., M.Hum.

Dekan
Iik Idayanti, M.Hum.

Wakil Dekan I
Jefrizal, S.Hum., M.Sn.

Wakil Dekan II
Muhammad Kafrawi, S.S., M.Sn.

Wakil Dekan III
Dra. Sorta Hutahaean, M.Pd.

Ketua Program Studi Sastra Inggris
Pinto Anugrah, S.S., M.A.

Ketua Program Studi Sastra Indonesia
Eko Noprianto, S.IP., M.A.

Ketua Program Studi Ilmu Perpustakaan
Ridwan, S.Ag., M.Sy.

Ketua Program Studi Sastra Daerah (Melayu)
Deni Afriadi, S.Pd., M.Sn.

Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Melayu
Penelitian
Pengabdian

Kamis, 02 Jul 2020, 09:59:45 WIB, 969 View , Kategori : Sastra Daerah/Melayu

FAKULTAS ILMU BUDAYA, Mahasiswa Sastra Daerah/Melayu FIB Unilak disambut hangat oleh kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Raja Yozerizal Zen, Rabu (1/7). Tujuan Mahasiswa FIB Unilak ialah menjalin kerjasama dalam kegiatan Peraktek Kerja Lapangan (PKL) di Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, pada kesempatan itu dihadiri oleh salah satu dosen FIB Unilak Ridwan, S.Ag.,M.Sy selaku Sekretaris Program Studi Sastra Melayu dan Dosen Pembimbing bagi Mahasiswa PKL.

Di masa pandemi ini, mahasiswa diharuskan menjaga kesehatan namun tetap menyelesaikan tugas selaku mahasiswa yang aktif untuk memenuhi mata kuliah. Peraktek Kerja Lapangan sangat dianjurkan dari pihak kampus guna sebagai merajut pengalaman di dunia kerja yang sesungguhnya. Namun tetap sesuai prosedur mengikuti peraturan instansi atau lembaga terkait tentang bagaimana dunia kerja, selain itu mahasiswa juga dianjurkan untuk tetap mengikuti protokoler kesehatan terkait Pencegahan penyebaran Covid-19 di Riau.

Mahasiswa akan dituntut untuk menjadi kreatif dalam bidang pelestarian budaya, terutama berpantun, maka mahasiswa Sastra Melayu inipun diwajibkan menyetor satu pantun melayu kepada Kadisbud Raja Yoserizal Zen sebagai tanda bukti kearifan lokal budaya melayu yang saat ini harus dipertahankan.

“ harus mewajibkan adik-adik untuk menyetor satu pantun satu hari, selama magang di sini, karena untuk melatih kalian juga agar kreatif dan tahu dengan budaya di tanah melayu ini” ujar Kadisbud.

Tanggapan inipun direspon baik oleh dosen FIB Unilak, Ridwan , S.Ag.,M.Sy sangat sepakat dengan apa yang disampaikan kadisbud terkait wajibnya menyetor pantun.

 “setuju, saya sangat mendukung keputusan ini, karena memang sewajarnya pelestarian pantun harus dikuasai oleh anak-anak muda terutama mahasiswa sastra melayu ini, sudah sewajibnya mereka menulis pantun untuk melestarikan pantun di bumi lancing kuning ini.”

Pertemuan ini ditutup dengan berfoto bersama di depan gedung Museum Sang Nila Utama Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, bersama Kepala Dinas Kebudayaan Yoserizal Zen, Dosen FIB Unilak Ridwan,S.Ag.,M.Sy, dan mahasiswa Sastra Daerah FIB Unilak.



Kolaborasi antara FIB Unilak dan BPK Wilayah IV: Berjabat Tangan dan Hati dalam Pelestarian Budaya
Selasa, 28 Mei 2024, 08:50:16 WIB, Dibaca : 133 Kali
Nonton Bareng Film Dokumenter Budaya Melayu di Unilak: Menghidupkan Kembali Warisan Budaya
Kamis, 23 Mei 2024, 21:58:47 WIB, Dibaca : 136 Kali
Mahasiswa FIB Unilak Semester 4 Menggali Muatan Lokal di Istana Siak: Perjalanan Mendalam Memahami Folklor Melayu
Kamis, 23 Mei 2024, 21:34:48 WIB, Dibaca : 150 Kali

Tuliskan Komentar
Galeri Dosen & Karyawan
Sekilas Info
Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Lancang Kuning Fakultas Ilmu Budaya Tahun Akademik 2024/2025
Statistik Pengunjung
Pengguna Online 2
Pengunjung Hari ini 32
Hits hari ini 89
Total Hits 182457
Total pengunjung 79413