A g e n d a /FIB Unilak
  STATISTIK /FIB Unilak
  • Dikunjungi oleh : 345058 user
  • IP address : 52.200.130.163
  • OS : Unknown Platform
  • Browser :
  • Beranda
  • Mengenang Alm. Hasan Junus (HJ) di FIB Unilak
Mengenang Alm. Hasan Junus (HJ) di FIB Unilak

Senin,01 April 2019

FIB-UNILAK.  Diskusi mengenang Alm Hasan Junus (HJ), digelar oleh mahasiswa Fib Unilak pada Sabtu (30/3). Diskusi berlangsung hangat, santai, yang dilaksanakan di Pendopo Rusunawa kampus Unilak.  

Hadir ketika itu sebagai pemantik diskusi adalah sastrawan Riau, Dheni Kurnia, Raja Yoserizal Zein dan Hang Kafrawi.  Almarhum Hasan Junus (HJ) wafat pada 30 Maret 2012 lalu. Peristiwa kepergian HJ merupakan berita kehilangan yang sangat mendalam terutama di dunia sastra di Riau. Karena ketunakan HJ dalam dunia literasi tidak dapat dipandang sebelah mata. HJ selama ini menjadi tempat rujukan, tempat bertanya, tempat mengadu  bagi seniman Riau. Hari ini, tentu saja kerinduan itu hanya dapat diobati dengan membaca karya-karya HJ yang masih tetap memberikan stimulus bagi semua.

Hang Kafrawi dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa HJ selalu berpesan kepada anak muda yang ingin jadi penulis, “kalau engkau mau menjadi penulis, maka kuncinya adalah membaca, membaca, membaca, dan menulis”. Dari pesan HJ seakan mengisyaratkan bahwa membaca itu adalah ibu. Hanya ibu yang mampu melahirkan anak. Menjadi ibu itu berat, segala pekerjaan dilakukan, segala penderitaan ditanggung untuk melahirkan anaknya. Begitu juga bagi seorang yang hendak menjadi penulis, ia harus berjuang sekuat tenaga dan pikiran, kalau tidak jangan berharap menjadi penulis, " ungkapnya.

Sementara itu, Dheni Kurnia memaparkan bahwa pesan HJ untuk dia agar fokus di dalam sesuatu yang ditekuni, ketika Dheni Kurnia memutuskan untuk jadi Seniman, Sastrawan , dan wartawan, “Hal ini disebabkan karena saya membaca buku-buku milik ayah, yang biografi penulis berangkat dari Sastrawan, Seniman dan wartawan, dan saya harus menjadi itu. HJ Dimata saya adalah paket komplit." Ujar beliau.