A g e n d a /FIB Unilak
  STATISTIK /FIB Unilak
  • Dikunjungi oleh : 326983 user
  • IP address : 18.212.93.234
  • OS : Unknown Platform
  • Browser :
  • Beranda
  • Mahasiswa FIB KKN di Desa Wisata Okura
Mahasiswa FIB KKN di Desa Wisata Okura

Senin,29 Oktober 2018

FIB-UNILAK. Sebanyak 107 mahasiswa yang terdiri dari Program Studi Sastra Daerah dan Sastra Indonesia melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) di Desa Wisata Okura. Program tersebut dijalankan untuk melibatkan mahasiswa untuk berperan aktif dalam mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama di bangku perkuliahan dan juga untuk terjun langsung ke tengah-tengah masyarakat, membantu dan memberikan sumbangsih pemikiran, tenaga dan lainnya.

Kegiatan yang dimula dengan pelepasan oleh pihak fakultas itu kemudian dilanjutkan serah terima mahasiswa kepada pihak desa Okura yang dalam hal ini langsung diterima oleh Lurah Desa Okura, Burhanuddin. Demikian terbuka dan ikhlasnya masyarakat menerima mahasiswa Fib dibuktikan dengan penyambutan yang meriah, seluruh mahasiswa dan dosen pembimbing diterima dengan iringan kompang dan rabana.

Sedangkan malam harinya, mahasiswa dan masyarakat berkolaborasi mempertunjukan berbagai seni pertunjukan. Mulai dari pembacaan puisi, tarian, nyanyian, seni tradisi maupun seni-seni modern lainnya. Hari berikutnya, mahasiswa berdasarkan arahan dari pihak kelurahan, mahasiswa dan mahasiswi FIB bekerjasama dengan masyarakat untuk membersihkan desa Okura dan berbagai kegiatan lainnya.

Disebutkan Ketua Jurusan Sastra Melayu, M. Kafrawi, harapan terbesar dilaksanakan KKN ini adalah agar mahasiswa dan mahasiswi dapat benar-benar merasakan dan mempelajari fenomena yang ada di tengah-tengah masyarakat. “Inilah kuliah sebenarnya. Di samping mereka memberikan bantuan baik berupa pikiran dan tenaga, mereka juga dituntut bisa beradaptasi di tengah-tengah masyarakat, bersilaturahim, menyatu dengan masyarakat,” ujar M Kafrawi.

Sedangkan Lurah Okura, Burhanuddin, dalam sambutan di waktu penyerahan mahasiswa kepada pihak fakultas, menyebutkan sangat berbangga hati sekali menerima dan membimbing mahasiswa FIB Unilak. Menurutnya, meskipun tidak berlangsung lama, tetapi kebersamaan dan bantuan serta persembahan yang diberikan mahasiswa FIB Unilak sangat berbekas di hati.

Beliau juga mengatakan, mahasiswa FIB Unilak yang nota bene adalah mahasiswa yang mempelajari budaya, sudah tentu memiliki akal budi yang halus dan itu dibuktikan dengan sumbangsih yang diberikan selama KKN. “Saya yakin, FIB Unilak akan maju ke depannya, dengan spirit kebudayaan yang mereka miliki. Terima kasih karena sudah datang ke desa kami, dan saya berharap, silaturahim ini tetap terjaga dan mari sama-sama kita jalin kerja sama demi mengembangkan desa dan juga budaya yan gkita punya,” ucap alumni Unilak tersebut.