A g e n d a /FIB Unilak
  STATISTIK /FIB Unilak
  • Dikunjungi oleh : 209760 user
  • IP address : 54.196.108.20
  • OS : Unknown Platform
  • Browser :
  • Beranda
  • Anugerah Sagang Pelecut Semangat KeMelayuan
Anugerah Sagang Pelecut Semangat KeMelayuan

Jumat,23 Desember 2016

 

Sudah 21 tahun usia anugerah Sagang yang ditaja Yayasan Sagang. Sebuah anugerah yang didedikasikan kepada pelaku seni budaya di Provinsi Riau ini. Dalam usia yang tak sebenar itu pula menunjukkan Yayasan Sagang bersungguh-sungguh untuk memperhatikan dinamika kebudayaan dan kesenian di tanah Lancang Kuning ini.

Malam puncak Anugerah Sagang 2016 di Graha Pena Riau, Rabu (21/12) itu, Untuk kesekian kalinya, Yayasan Sagang memberikan anugerah kepada seniman dan budayawan Riau yang dianggap telah banyak menyumbangkan karya dan pemikiran untuk kebudayaan Melayu. Adapun dari 33 nominator yang telah ditetapkan sebelumnya, ada lima anugerah yang diberikan.

Untuk kategori buku pilihan Sagang 2016, Air Mata Musim Gugur karya Fakhrunas MA Jabbar. Kategori karya Nonbuku Pilihan Sagang, Rona Melayu Produksi TVRI Riau Kepri diterima oleh Said Ibrahim selaku pembawa acara Rona Melayu. Kategori Institusi atau Lembaga Pilihan Sagang diterima Komunitas Seni Rumah Sunting. Untuk kategori Seniman Serantau Pilihan Sagang diterima H Abdul Malik MPd PhD. Untuk penghargaan utama, yakni kategori Seniman/Budayawan Pilihan Sagang 2016 diterima oleh H Armawi KH.

Acara malam puncak itu juga dikemas dalam sebuah pameran seni rupa. Ada total 30-an karya kaligrafi yang dipajang. Hadir malam itu, para insan seni dan beberapa tamu kehormatan. Mulai dari Ketua Pembina Yayasan Sagang Rida K Liamsi, Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian LAM Riau Al azhar, Ketua DPRD Riau Hj Septina Primawati, Konsul Malaysia di Pekanbaru Hardi Hamdin, mantan Gubernur Riau H Saleh Djasit, tokoh masyarakat Riau Hj Azlaini Agus. Berikutnya Anggota DPRD Riau Ade Hartati, Ketua Ombudsman Riau Ahmad Fitri, Dirut Bank Riau Kepri Dr Irvandi Gustari serta beberapa tokoh, sastrawan serta budayawan lainnya.

Tak ketinggalan malam itu, diramaikan oleh para dosen-dosen Fakultas Ilmu Budaya Unilak, diantaranya, Dekan FIB Unilak, Hermansyah, Juswandi, Evizariza, Hang Kafrawi, dan lain-lain. Disebutkan Herman yang juga merupakan sastrawan Riau itu, anugerah yang konsisten diselenggarakan oleh Yayasan Sagang adalah merupakan pelecut semangat kebudayaan Melayu. Dengan adanya anugerah itu, membuktikan negeri lancang kuning ini adalah negeri yang sadar akan pentingnya kebudayaan dijadikan pancang dalam membangun negeri.