A g e n d a /FIB Unilak
  STATISTIK /FIB Unilak
  • Dikunjungi oleh : 359429 user
  • IP address : 54.92.148.165
  • OS : Unknown Platform
  • Browser :
  • Beranda
  • Sastra Melayu FIB Unilak Sediakan Beasiswa
Sastra Melayu FIB Unilak Sediakan Beasiswa

Kamis,26 Mei 2016

Program Studi Sastra Melayu Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Lancang Kuning (Unilak), bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau tahun ini menyediakan fasilitas beasiswa.  Fasilitas kuliah gratis itu akan merekrut sebanyak 90 mahasiswa dari 12 kabupaten kota yang ada di Riau.

"Ya, tahun ini kembali akan kita terima sebanyak 90 orang dari kalangan guru ataupun umum yang ingin terus mengembangkan budaya di Provinsi Riau ini, lebih tepatnya pada jurusan Sastra Melayu. Mereka akan digratiskan biaya perkuliahan,"ujar Dekan FIB Unilak Hermansyah beberapa waktu lalu.

Dijelaskan Herman yang juga merupakan salah seorang penyair Riau itu, mereka yang akan diterima kuliah gratis tersebut dari berbagai kalangan dan profesi. Untuk guru misalnya, tenaga pengajar yang belum berpendidikan Strata satu (S1) dan memiliki keinginan untuk mengembangkan kebudayaan daerah. Beasiswa itu juga diperuntukkan kalangan umum dan bagi mereka yang bekerja di bidang seni, namun belum berpendidikan S1.

"Tentu saja beberapa syarat harus pula dipenuhi bagi yang berminat. Hal lain yang perlu dijelaskan bahwa yang digratiskan itu adalah biaya perkualiahannya. Setelah diterima, dananya merupakan beasiswa Pemprov Riau. Sementara untuk formulir pendaftaran, tetap membayar," tukasnya.

lebih jauh disebutkan Herman, program beasiswa pendidikan gratis bagi mahasiwa jurusan Sastra Melayu ini di tahun 2016 merupakan tahun ke enam dilaksanakan. Program ini dilaksanakan pemprov sebagai bentuk kepedulian untuk terus mengembangkan kebudayaan Melayu Riau ini. "Karena satu hal yang kita tak pungkiri bahwa ada banyak khazanah budaya lokal yang belum tergali oleh generasi hari ini. Sehingga dengan disediakan beasiswa ini, paling tidak mampu membangkitkan kesadaran generasi muda untuk mencintai budaya yang mereka punya sebagai penguatan identitas di era globalisasi saat ini,” ujarnya.

Dengan adanya program ini diharapkan akan mampu menghasilkan para sarjana-sarjana ahli di bidang kebudayaan, sehingga dapat mendukung dalam mensukseskan salah satu visi dan misi Riau, yakni sebagai pusat kebudayaan budaya Melayu di Asia tenggara 2020 mendatang.

"Program ini juga dilaksanakan Pemprov Riau tentunya dengan harapan para sarjana sastra Melayu dari tahun ke tahun terus meningkat jumlahnya, ini juga sebagai bentuk dukungan mewujudkan visi, misi Riau 2020," jelasnya lagi.

Adapun jadwal penerimaan mahasiswa baru FIB Unilak dimulai 11 April – 4 Juni untuk gelombang I. Sedangkan gelomban ke II dimulai 6 Juni – 6 Agustus 2016. Sealin itu, kata Herman Program Studi Sastra Melayu telah pula berakreditasi B seperti halnya ke tiga program studi lainnya (Sastra Indonesia, Sastra Inggris dan juga Ilmu Perpustakaan).