A g e n d a /FIB Unilak
  STATISTIK /FIB Unilak
  • Dikunjungi oleh : 359350 user
  • IP address : 54.92.148.165
  • OS : Unknown Platform
  • Browser :
  • Beranda
  • Hari Teater Modern Riau 2015
Hari Teater Modern Riau 2015

Senin,16 November 2015

Menyulut Semangat Teater Dengan Cara Mengingat

Upaya mengingat adalah landasan dirayakan Hari Teater Modern Riau.  Hal itu telah disepakati oleh pekerja teater Riau dua tahun yang lalu. Setiap tanggal 10 November akhirnya ditetapkan dan diikrarkan sebagai hari di mana akan digelar sebuah “helat penanda” khususnya di Riau untuk mewujudkan kesepakatan tersebut.

Upaya mengingat itu sendiri sebenarnya lebih kepada mengambil spirit atau semangat berteater. Oleh karena itulah, penetapan hari teater modern Riau itu diambil dari hari lahir salah seorang tokoh teater, almarhum Idrus Tintin.

Upaya mengenang harus tetap dilaksanakan ujar salah seorang teaterawan Riau, Hang Kafrawi. Apalagi sosok, Idrus Tintin merupakan seorang tokoh yang tidak pernah lelah berbuat untuk teater di Riau ini. Semasa hidupnya, dia senantiasa risau dengan dunia teater, apakah masih ada generasi muda Riau yang mau menjunjung teater sebagai jalan hidupnya.

“Teater adalah dunia 'sepi', dunia yang jauh dari kesenangan ekonomi. Dunia yang senantiasa mengorbankan apa saja untuk bisa menampilkan karyanya. Hal itu pernah dilalui Idrus Tintin, ketika hendak mementas karyanya, almarhum menggadaikan cincin istrinya. Dari keinginan yang kuat almarhum Idrus Tintin, geliat teater di Riau tak pernah surut. Belilau terus melahirkan pekerja-pekerja teater di Riau, walaupun akhirnya anak didik beliau, satu persatu menghilang dari dunia teater di negeri ini. Namun, Idrus Tintin terus mencintai teater sampai tarikan nafas terakhirnya,” ujar Hang Kafrawi yang juga merupakan pimpinan sanggar Teater Matan tersebut.

Dengan demikian, sudah sepatutnya pengorbanan dan semangat Idrus Tintin menjadi kekuatan generasi muda Riau untuk melanjutkan geliat teater di Riau. Dengan mengenang beliau, ada upaya dalam bentuk penghormatan dari apa yang telah diperbuat untuk Teater di Riau.

Pengistilahan hari teater modern Riau itu sendiri tidak pula menepis keberadaan teater tradisi yang sememang sudah ada jauh sebelumnya di Riau. Perkembangan teater tradisi itu sendiri  sudah diakui keberadaannya dan menyebar di beberapa kawasan di Riau. Hanya saja, sulit melacak awal mula berkembangnya untuk kemudian dijadikan sebagai tarikh dari hajat para pelaku teater. Oleh karena itulah, akhirnya berdasarkan kesepakatan bersama, ditetapkanlah Hari Teater Modern Riau sebagai penanda.

Teater tradisi tentu hari ini menjadi kekuatan dan kekayaan khazanah kesenian yang ada. Pelestariannya sangat diperlukan pula untuk menjadi identitas di negeri ini. Tetapi kebudayaan terus berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Dalam hal itu, diperlukan semangat baru untuk mengisinya. Bagi para pelaku teater Riau hari ini, tradisi selalu dijadikan rujukan bahkan rohnya selalu pula dijadikan bahan ekplorasi. Tak heran banyak pementasan teater hari ini, hasil dari kolaborasi bentuk-bentuk teater tradisi dan modern.

Disebutkan pimpinan sanggar Teater Selembayung, Fedli Azis, kolaborasi atau proses memadukan antara tradisi dan modern itulah yang telah dilakukan almarhum Idrus Tintin semasa hidupnya. Lewat karya-karyanya, kecendrungan unsur-unsur tradisi dan modern dapat sekali dirasakan. Makanya tak salah jika kemudian, para pekerja teater hari ini menyepakati hari teater modern itu diambil dari hari lahir Idrus Tintin.

“Ini juga merupakan momen yang bisa dijadikan semangat kebersamaan, bahwa pelaku teater hendaknya tidak pernah jera untuk terus berkreasi dan berkreatifitas di dunia teater, terus menghasilkan produksi teater untuk dapat diapresiasi bersama-sama, spirit ini yang penting terus dijaga,” ujar Fedli.