Muhammad Kafrawi, S.S., M.Sn.
Galeri Pimpinan
Dr. Mohd. Fauzi, S.S., M.Hum.

Dekan
Iik Idayanti, M.Hum.

Wakil Dekan I
Jefrizal, S.Hum., M.Sn.

Wakil Dekan II
Muhammad Kafrawi, S.S., M.Sn.

Wakil Dekan III
Dra. Sorta Hutahaean, M.Pd.

Ketua Program Studi Sastra Inggris
Pinto Anugrah, S.S., M.A.

Ketua Program Studi Sastra Indonesia
Eko Noprianto, S.IP., M.A.

Ketua Program Studi Ilmu Perpustakaan
Ridwan, S.Ag., M.Sy.

Ketua Program Studi Sastra Daerah (Melayu)
Deni Afriadi, S.Pd., M.Sn.

Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Melayu
Penelitian
Pengabdian

Kamis, 23 Mei 2024, 21:34:48 WIB, 149 View , Kategori : Sastra Daerah/Melayu

Ket Foto : Mahasiswa Sastra Daerah, FIB, Unilak, bersama Juswandi di Istana Siak.

Pekanbaru, 23 Mei 2024 - Dalam rangka menggali muatan lokal, mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Program Studi Sastra Daerah Universitas Lancang Kuning (Unilak), mengunjungi Istana Siak pada Kamis (23/05/2024). Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas akhir mata kuliah Folklor Melayu yang diajarkan oleh dosen pengampu Juswandi.

Kunjungan ini dimulai dengan antusiasme tinggi dari para mahasiswa semester 4 yang siap mengeksplorasi sejarah dan budaya Melayu yang kaya di Riau. Juswandi menjelaskan bahwa kegiatan seperti ini adalah agenda rutin setiap semester dengan lokasi yang selalu berpindah-pindah di berbagai daerah di Riau. “Sebagai dosen, saya berharap mahasiswa memahami metode penelitian lapangan yang relevan dengan mata kuliah Folklor Melayu. Dengan demikian, mereka dapat menghayati tradisi dan budaya setempat secara mendalam,” ucap Juswandi.

Para mahasiswa merasa bahwa metode belajar langsung di lapangan ini sangat efektif dan menyenangkan. Mereka dapat bertanya langsung kepada para pemandu istana, memperoleh pengetahuan yang tidak dapat ditemukan di buku teks, dan mengalami sejarah secara langsung.

Pak Johan dan Pak Taufik, dua pemandu berpengalaman di Istana Siak, memberikan penjelasan mendetail mengenai filosofi benda-benda bersejarah yang ada di istana. Salah satu cerita yang paling menarik perhatian mahasiswa adalah tentang sebuah peti misterius yang hingga kini tidak dapat dibuka, yang konon dibuat oleh orang Eropa. Selain itu, para mahasiswa juga mendapat wawasan tentang makam Sultan Syarif Kasim II dan keagungan Masjid Raya Syahabiddin.

“Kegiatan seperti ini sangat membantu mahasiswa untuk memahami konteks budaya dan sejarah secara lebih konkret. Mereka dapat belajar langsung dari sumbernya, yang memberikan pengalaman belajar yang sangat berbeda dan lebih mendalam,” tambah Juswandi.

Kegiatan menggali muatan lokal di Istana Siak ini tidak hanya menambah wawasan para mahasiswa tentang sejarah dan budaya Melayu, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap warisan budaya daerah. Dengan kegiatan lapangan seperti ini, diharapkan para mahasiswa Program Studi Sastra Daerah Unilak semakin terinspirasi untuk melestarikan dan mempromosikan kekayaan budaya Riau.

Bergabunglah dengan Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Lancang Kuning, dan rasakan pengalaman belajar yang mendalam dan menyenangkan dalam mengeksplorasi budaya dan tradisi yang mempesona. Unilak, tempat di mana warisan budaya menjadi inspirasi masa depan Anda!



Kolaborasi antara FIB Unilak dan BPK Wilayah IV: Berjabat Tangan dan Hati dalam Pelestarian Budaya
Selasa, 28 Mei 2024, 08:50:16 WIB, Dibaca : 132 Kali
Nonton Bareng Film Dokumenter Budaya Melayu di Unilak: Menghidupkan Kembali Warisan Budaya
Kamis, 23 Mei 2024, 21:58:47 WIB, Dibaca : 134 Kali
Mahasiswa FIB Unilak Semester 4 Menggali Muatan Lokal di Istana Siak: Perjalanan Mendalam Memahami Folklor Melayu
Kamis, 23 Mei 2024, 21:34:48 WIB, Dibaca : 149 Kali

Tuliskan Komentar
Galeri Dosen & Karyawan
Sekilas Info
Penerimaan Mahasiswa Baru Universitas Lancang Kuning Fakultas Ilmu Budaya Tahun Akademik 2024/2025
Statistik Pengunjung
Pengguna Online 1
Pengunjung Hari ini 25
Hits hari ini 52
Total Hits 182420
Total pengunjung 79406