Muhammad Kafrawi, S.S., M.Sn.
Galeri Pimpinan
Muhammad Kafrawi, S.S., M.Sn

Dekan
Dr. Hj. Evizariza, M.Hum

Wakil Dekan 1
Rismayeti, S.Sos., M.IP

Wakil Dekan 2
Jefrizal, S.Hum., M,Sn

Wakil Dekan 3
Qori Islami, S.S.,M.Hum

Kaprodi Sastra Inggris
Drs. Rosman H., M. Hum

Kaprodi Sastra Indonesia
Nining Sudiar, S.Sos. M.IP

Kaprodi Ilmu Perpustakaan
Iik Idayanti., M.Hum

Kaprodi Sastra Melayu
Penelitian
Pengabdian
Agenda

Senin, 11 Jan 2021, 15:50:09 WIB, 153 View Widi, Kategori : Unilak

Ket Foto :

Unilak Pekanbaru - Universitas Lancang Kuning (Unilak) menyampaikan rasa prihatin mendalam atas musibah hilangnya pesawat Sriwijaya Air SJY-182 yang jatuh dalam penerbangan Jakarta-Pontianak. Terlebih salah satu penumpang yang ada di dalamnya yakni Putri Wahyuni Effendi adalah salah satu alumni kampus yang beralamat di Rumbai, Pekanbaru, Riau.

Rektor Unilak Dr Junaidi SS MHum membenarkan jika Putri Wahyuni Effendi adalah alumni Universitas Lancang Kuning (Unilak).

"Atas nama Unilak, kami turut prihatin atas adanya alumni Unilak yang menjadi korban pesawat Sriwijaya Air. Kita mendoakan yang terbaik untuk seluruh penumpang pesawat Sriwijaya Air," ujar Rektor Unilak Dr Junaidi SS MHum, Ahad (10/1/2021).

Ia mengatakan, Putri Wahyuni Effendi adalah alumni Fakultas Ekonomi, Program Studi Manajemen. Putri adalah salah seorang alumni terbaik Unilak yang cerdas dan santun yang diwisuda pada tahun 2018. "Orangnya ceria dan supel serta mudah bergaul. Orangnya memang baik," sebut Rektor.

Tak lupa Rektor juga menyampaikan doa dan harapan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini. "Kita semua mendoakan agar korban diberikan tempat yang terbaik oleh Allah SWT," sebutnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dari data manifes pesawat Sriwijaya Air SJY-182 yang dinyatakan hilang dan diduga jatuh dalam penerbangan Jakarta-Pontianak, terdapat pasangan suami istri yang diketahui berasal dari Pekanbaru, Riau.

Saat penerbangan Putri Wahyuni bersama dengan suaminya Ihsan Adlan Hakim, dalam manifest pesawat, mereka duduk berdekatan di nomor bangku 15 A dan 15 B.

Beberapa jam sebelum naik pesawat, Putri Wahyuni mengunggah video di Instagram Story. Ia menyebut pesawat yang akan ditumpanginya mengalami delay. “Udah tinggal jalan, tahunya delay,” tulisnya. Dalam postingan instagram Wahyuni, rekan-rekannya dan netizen banyak mendoakan turut berduka cita. (sumber: cakaplah,dll)



Dosen Fekon Unilak Latih Wirausaha Muda di Lingkungan Kampus
Minggu, 17 Jan 2021, 07:47:44 WIB, Dibaca : 36 Kali
Agar Transparan dan Sistematis, Dosen Fekon Unilak Latif RT RW Tentang Laporan Keuangan
Sabtu, 16 Jan 2021, 11:43:45 WIB, Dibaca : 56 Kali
Disaat Pandemi, Dosen Fekon Unilak Adakan Pelatihan Metode Daring
Jumat, 15 Jan 2021, 11:52:45 WIB, Dibaca : 90 Kali

Tuliskan Komentar
Galeri Dosen & Karyawan
Sekilas Info
Statistik Pengunjung
Pengguna Online 1
Pengunjung Hari ini 10
Hits hari ini 26
Total Hits 12644
Total pengunjung 4685